DESAIN PRODUK
DEAR DPM DESAIN PRODUK MEKATRONIKA
Wednesday, February 19, 2014
Saturday, January 18, 2014
DESAIN PRODUK MEKATRONIKA DPM
Apa itu Desain Produk Mekatronika?
Desain Produk Mekatronika ( DPM ):
merupakan cabang ilmu yang akan memberikan dan
memenuhi kebutuhan nilai lebih dari sebuah produk mekatronika sehingga akan
meningkatkan nilai jual, fungsi, dan keamanannya.
Kekhususan/kekhasan dari DPM sendiri yaitu dalam bidang
mekatronika.
Ini
yang membedakan desain produk di Politeknik Sanata Dharma Yogyakarta, dengan
desain produk yang lain.
Desain Produk Mekatronika meliputi :
Desain Produk Mekatronika meliputi :
- · Ide
- · Konsep
- · Implementasi yang mengawali proses manufaktur
- · Testing dari sebuah produk mekatronika.
Seorang desainer produk akan mengembangkan konsep serta
mengevaluasi ide-ide yang akan membuat sebuah produk mekatronika mempunyai
nilai lebih melalui sebuah pendekatan yang sistematis.
Detil pekerjaan Desain Produk Mekatronika
Memikirkan dan mendesain :
• Siapa calon pengguna produk dan bagaimana mereka menggunakannya
• Bagaimana membuat produk mudah dan aman ketika digunakan
• Bagaimana membuat produk nampak menarik bagi calon pengguna
• Bagaimana membuat produk yang handal
• Bagaimana membuat produk berbiaya rendah & ramah lingkungan
Kompetensi apa dan kualifikasi yang bagaimana setelah lulus kuliah
. menambahkan unsur estetis pada produk mekatronika (styling)
Detil pekerjaan Desain Produk Mekatronika
Memikirkan dan mendesain :
• Siapa calon pengguna produk dan bagaimana mereka menggunakannya
• Bagaimana membuat produk mudah dan aman ketika digunakan
• Bagaimana membuat produk nampak menarik bagi calon pengguna
• Bagaimana membuat produk yang handal
• Bagaimana membuat produk berbiaya rendah & ramah lingkungan
Kompetensi apa dan kualifikasi yang bagaimana setelah lulus kuliah
. menambahkan unsur estetis pada produk mekatronika (styling)
. mampu menemukan solusi atas bentuk dari produk mekatronika
(forming)
. mampu mendesain produk mekatronika (designing)
. mampu membuat model & prototipe suatu produk mekatronika (prototyping)
by dearsono
Tuesday, January 14, 2014
MEKATRONIKA
Apa itu Mekatronika?
Mekatronika = Mechatronics berawal tahun 1970 lahir di negara Sakura Jepang
Awalnya adalah penggabungan dua kata mechanics dan electronics.
Mekatronika sendiri berkembang menjadi sebuah ilmu yang mempelajari Mekanik, Elektrik, dan sistem Kontrol/kendali.
Barang-barang mekatronik seperti robot, mesin bubut CNC, kamera digital, printer dan lain sebagainya, adalah : objek yang dikendalikan dengan gerakan mesin.
Jika dibandingkan dengan gerakan mesin konvensional (manual) maka gerakan mesin tersebut lebih bersifat fleksibel dan lebih memiliki kecerdasan. Hal ini dimungkinkan karena memanfaatkan kemajuan iptek micro-electronics, yang berarti dengan bantuan micro-electronics mesin dapat bergerak dengan lebih cerdas.
Mekatronika = Mechatronics berawal tahun 1970 lahir di negara Sakura Jepang
Awalnya adalah penggabungan dua kata mechanics dan electronics.
Mekatronika sendiri berkembang menjadi sebuah ilmu yang mempelajari Mekanik, Elektrik, dan sistem Kontrol/kendali.
Barang-barang mekatronik seperti robot, mesin bubut CNC, kamera digital, printer dan lain sebagainya, adalah : objek yang dikendalikan dengan gerakan mesin.
Jika dibandingkan dengan gerakan mesin konvensional (manual) maka gerakan mesin tersebut lebih bersifat fleksibel dan lebih memiliki kecerdasan. Hal ini dimungkinkan karena memanfaatkan kemajuan iptek micro-electronics, yang berarti dengan bantuan micro-electronics mesin dapat bergerak dengan lebih cerdas.
Jika seseorang memberikan sebuah perintah, lalu semua dapat dijalankan ke mesin yang dapat bergerak secara otomatis. Ini sangat membantu menciptakan mesin atau alat yang praktis dan mudah dalam penggunaan, sehingga sumber daya pada manusia seperti waktu dan otak dapat dipakai untuk pekerjaan yang lain.
Contoh :
Di Indonesia sendiri pada tahun 1998 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta mulai membuka Program studi Mekatronika. Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri dikarenakan menjadi yang pertama dan belum ada di universitas-universitas yang lain.
Tuesday, January 7, 2014
PRESENTASI
Tipe Pemahaman Presentasi atau gaya belajar seseorang :
1. Visual :
Orang ini akan cepat paham bila belajarnya melalui hal-hal yang bisa dilihat/diamati, melalui gambar, diagram, demonstrasi, display, handout, film, flip chart, dll.
Mungkin orang ini mudah kejebak dengan kemasan ........ ha.. ha..ha..
2. Auditory :
Orang yang memiliki kecenderungan untuk transfer informasi melalui pendengarkan: dengan kata yang diucapkan, baik dari diri sendiri atau orang lain, intinya bunyi dan suara. Orang-orang ini akan menggunakan frase seperti ‘katakan kepada saya’, ‘mari kita bicara di atas’ dan akan paling mampu melakukan tugas baru setelah mendengarkan instruksi dari ahli, termasuk orang-orang yang senang diberi petunjuk berbicara melalui telepon (semacam customer online), dan dapat mengingat semua kata-kata untuk lagu-lagu yang mereka dengar ... wow keren bukan.. asal jangan mengingat-ingat kata-kata jorok aja. ha.. ha….
3. Kinaesthetic :
Orang ini baru bisa paham bila mengalaminya sendiri, seperti menyentuh, merasa, memegang, melakukan, mempraktekan,.Orang-orang ini akan mengatakan ‘biarkan aku coba’, termasuk orang-orang yang suka eksperimen, biasanya orang ini tidak pernah melihat instruksi pertama (buku manual) langsung ceklak-ceklik… langsung rusak.. ha… ha…
jadi orang ini termasuk golongan orang pandai, namun bukan orang bijak.. ha.. ha..
filosofinya “orang pandai mengambil manfaat dari pengalamannya sendiri, sedang orang bijak mengambil manfaat dari pengalaman orang lain” lucu yah..?
orang yang kinestetik jangan marah loh… ha.. ha.. sebab Anda orang yang sulit ditipu..
Lebih jelasnya lihat tabael di bawah ini..
|
No
|
Tinkah Laku
|
Visual/
Penglihatan |
Auditori/
Pendengaran |
Kinestitik/ Fisik
|
|
1
|
saat mengoperasikan
peralatan baru saya lebih suka
|
membaca instruksi
|
meminta
penjelasan |
memilih langsung
‘trial and error’ |
|
2
|
saya
mengajarkan seseorang..
|
menulis instruksi
|
menjelaskan
secara lisan |
menunjukkan dan membiarkan mereka mencoba
|
|
3
|
Saya
cenderung mengatakan
|
“Tunjukkan”
|
Katakan padaku”
|
“Biarkan aku coba”
|
|
4
|
Ketika
Komplain barang rusak
|
menulis sebuah surat
|
Langsung telepon
|
balik ke toko, atau kirim barang ke
kantor pusat
|
|
5
|
saya
tertarik
|
fotografi atau
melihat film/tari |
mendengarkan musik/radio
atau ngobrol |
Olahraga, menari, lebih ke fisik
|
|
6
|
Pertama
kali saya lihat
|
Cara mereka berpakaian
|
Cara mereka
berbicara |
cara mereka berdiri dan bergerak
|
|
7
|
Ketika marah
|
terngiang-ngiang/
mengulang dalam pikiran apa yang telah saya perbuat |
berteriak dan bercerita
kepada teman-teeman |
menginjak, membanting pintu dan gelas
|
|
8
|
Saya
mengingat
|
wajah
|
nama
|
hal-hal yang telah dilakukan
|
Konsumen / Pelanggan Anda Masuk Tipe Apa ?
|
|
Tingkah Laku Pelanggan
|
Indentifikasi
|
|
1
|
Ketika presentasi power point, terlihat
resah gelisah
|
Kinestetik
|
|
2
|
Menolak ketika diberi brosur, memilih
diterangkan
|
Auditori
|
|
3
|
Memakai pakaian yang warnanya
kontras (ngejreng)
|
Visual
|
|
4
|
Pelanggan sering bertanya tentang spec
produk
|
Auditori
|
|
5
|
Pelanggan berjalan lambat, sambil
melihatt-lihat
|
Visual
|
|
6
|
Cenderung sering bergerak
|
Kinestetik
|
|
7
|
Minta diberi brosur untuk dibaca dirumah
|
Visual
|
|
8
|
Berbicara pendek pendek, berpikir,
sedikit gerakan, kontak mata sesekali inestetik
|
Kinestetik
|
|
9
|
Banyak kontak mata/melirik
|
Visual
|
Presentasi yang disarankan..
|
Learning
style
|
Presentasi yang diasarankan
|
|
Visual
|
1. Membaca dan melihat
2. Berikan video clip presentasi/demo 3. Tunjukkan brosur/poster/sign 4. Ilustrasi atau berupa miniature |
|
Auditory
|
1. Mendengar dan berbicara
2. Terangkan dengan kata-kata 3. Presentasi diiringi Back Sound lagu 4. Nada pembicaraan (intonasi) naik turun lebih bagus |
|
Kinesthetic
|
1. Menyentuh dan bertindak
2. Libatkan dalam demonstrasi produk 3. Test Drive/berikan tester/biarkan mencoba sendiri 4. Tunjukkan langsung produknya, berilah kesempatan menyentuh produk |
Contoh Presentasi Seorang Penjual rumah
1. Tipe Visual
Tidak banyak bicara langsung membawa beberapa gambar dan menunjukkan miniature
Penjual :”Ini bapak.. gambar atap dari galvanum.., sistem pondasinya seperti ini.. miniaturnya seperti ini pak..”
2. Tipe Auditory
Sambil memutar lagu lembut untuk Back Sound, kemudian mengatakan :
Penjual :”Bapak.. mari silahkan duduk, hmm.. rincinannya seperti ini pak.. ada yang belum jelas..? OOOO yaa.. .”
Intonasi suaranya naik turun.. membedakan antara penegasan atau nada sedang merayu.. dan berbicaralah terus..
3. Tipe Kinestetik
Seorang penjual rumah mengajak calon pembeli untuk mendekati sebuah jendela, kemudian…
Penjual :
”Silahkan bapak.. coba pintu jendela ini bapak buka sendiri..
dan coba udaranya bapak hirup.. hmmm.. segar bukan..?”
Semoga bermanfaat .... jika mau membaca dan mengingat .... hehehe
# dear jan2014 #
Sunday, January 5, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)